Resume H1


Hari/Tanggal: Senin, 31 Agustus 2026

Materi 1

Pemateri : Prof. Dr. Eng. Ir. Ahmad Rusdiansyah, M.Eng., CSCP, CLTD, IPU
Tema : Level Up Our Future, Gear Up For Impact

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) adalah perguruan tinggi berlandaskan nilai Islam dan budaya NU, bervisi menjadi lembaga terkemuka unggul di ASEAN yang berjiwa wirausaha dan berakhlak mulia. Meski resmi berdiri 2013, akarnya sejak 1979 di bidang kesehatan, kini berakreditasi UNGUL dengan jaringan global. Pendidikan di sini mengubah kita dari tahu (KNOW) → terampil (DO) → berkarakter (BECOME) → berdampak (IMPACT).

Logo PKKMB bermakna: puncak ke atas semangat maju, tiga sosok kolaborasi, dan piala kebanggaan. Kita berubah dari siswa yang terikat aturan menjadi mahasiswa yang mandiri dan bertanggung jawab. Di era AI, keunggulan kita ada pada ketangguhan mental, adaptasi, kebijaksanaan, kreativitas, dan semangat belajar. Peta jalan sukses: Jelajahi (Tahun 1) → Bangun (Tahun 2) → Berpengalaman (Tahun 3) → Luncurkan Diri (Tahun 4). Kurikulum mendukung dari adaptasi hingga karier, serta keunggulan seperti gelar ganda Taiwan, kerja sama luas, dan sertifikasi—membuktikan IPK butuh pengalaman nyata.


Materi 2

Pemateri : Sanita Aliyah Putri (Mahasiswa S1 Gizi)
Tema : Masa Depan Gemilang dari UNUSA
 
Kesuksesan sejati berarti menjadi versi terbaik diri sendiri, bermanfaat bagi orang lain, dan menikmati prosesnya. Mahasiswa unggul tidak hanya pintar akademik, tapi berkarakter, kreatif, dan siap memimpin. Di UNUSA tersedia ruang luas tumbuh lewat akademik, organisasi, lomba, penelitian, pengabdian, beasiswa, dan jejaring—jangan hanya hidup kuliah-pulang.
 
Kehidupan kampus adalah tempat bertumbuh, bukan sekadar menumpuk ilmu. Kita diajak aktif berorganisasi, berkompetisi, dan berkegiatan sosial. Pengalaman kakak pemateri mengajarkan bahwa teori makin kuat jika dibarengi praktik langsung, melatih kita menjadi pribadi yang siap berkontribusi dan percaya diri menghadapi masa depan.


Materi 3

Pemateri : Ainun Rayyan. M. (Mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Inggris)
Tema : Masa Depan Gemilang Dimulai dari UNUSA

Pemateri berbagi pengalaman kepemimpinan dan prestasi hingga ke luar negeri. Kuliah bukan hanya di kelas, tapi belajar memimpin, berkomunikasi, dan mengeksplorasi potensi. Kuncinya: penasaran cari info, berani meski belum siap, bangun keahlian, konsisten, dan belajar dari pengalaman—ubah “bisa tidak?” menjadi “kenapa tidak?”.

Kita bisa seimbangkan kuliah, organisasi, dan prestasi dengan prioritas, rencana, disiplin. Belum punya prestasi? Tidak masalah! Cukup mulai: ikut kegiatan, coba hal baru, bangun relasi. Mulai sebelum merasa siap, karena perjalananlah yang membentuk kemampuan kita menjadi hebat dan berguna.


Materi 4

Pemateri : Akhwani, S.Pd., M.Pd. & Dr. Umdatus Soleha, S.ST., M.Kes.
Tema : Jati Diri Kebangsaan & Kampus Aman Anti Kekerasan

Menjadi mahasiswa berarti mandiri dan tahu siapa kita, tujuan kita, serta prinsip yang dipegang teguh. Kunci utamanya integritas: jujur akademik, menghargai karya orang lain, dan pakai teknologi secara etis. Cinta tanah air dibuktikan dengan kompetensi dan kontribusi nyata bagi bangsa, bukan sekadar kata-kata.

Lingkungan aman juga penting. Satgas PPKPT menjaga kampus bebas kekerasan fisik, psikis, perundungan, seksual, diskriminasi, dan kebijakan merugikan. Pendekatan kami proaktif berbasis nilai spiritual dan perlindungan menyeluruh. Kita berhak belajar aman dan berkewajiban menjaga kedamaian, menolak kekerasan, serta mendukung teman tanpa menyalahkan korban demi UNUSA yang inklusif.


Materi 5

Pemateri : Dr. Umdatus Soleha, S.ST., M.Kes.
Tema : Mewujudkan UNUSA Kampus Aman Anti Kekerasan

Pemateri yang menjabat sebagai Kepala Kantor Satgas PPKPT memaparkan visi menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang Islami, inklusif, adil, dan sepenuhnya bebas dari segala bentuk kekerasan. Dijelaskan pula landasan hukum serta enam jenis kekerasan yang harus diwaspadai, yaitu fisik, psikis, perundungan, seksual, diskriminasi, dan kebijakan yang merugikan pihak lain. Pendekatan di UNUSA tidak bersifat menunggu masalah terjadi, melainkan bersifat proaktif, berbasis nilai spiritual yang kuat, serta penanganan yang menyeluruh dan terstruktur.

Mahasiswa memiliki hak penuh mendapatkan lingkungan belajar yang aman, bebas ancaman, serta dukungan pendampingan psikologis dan hukum jika diperlukan. Namun demikian, mahasiswa juga diharapkan berperan aktif menjadi agen perubahan dan pelopor budaya aman di lingkungan kampus. Kita diajarkan untuk berani menolak kekerasan, mendukung teman yang membutuhkan tanpa menyalahkan korban, serta berpartisipasi menjaga nama baik kampus yang bermartabat.

Refleksi Pribadi Keseluruhan

Materi PKKMB hari ini membuka wawasan saya bahwa menjadi mahasiswa UNUSA berarti siap bertransformasi untuk mandiri, berkarakter, dan memberi dampak nyata, bukan sekadar mengejar nilai akademik. Saya belajar pentingnya menyusun arah pengembangan diri, berani mengambil peluang, menjaga integritas serta semangat kebangsaan, dan berperan aktif menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan. Di tengah tantangan era digital, saya bertekad memperkuat ketangguhan mental, kreativitas, dan jiwa kolaborasi agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang unggul dan bermanfaat bagi orang lain sesuai semboyan Level Up Our Future, Gear Up For Impact.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Berita Delegasi UNUSA Raih Predikat 1st Best Group di ICSM 2026

PKKMB H2